News : Pengakses Data Siswa di Diknas Harusnya Dijaring


Sumber : Detik Inet

Maksud untuk mempermudah pengaksesan data setiap sekolah, malah menimba banyak protes dari warga. Seperti Pengaksesan Data Siswa di Jajaran Diknas banyak mengundang protes dari masyarakat yang keberatan data data sekolah ini bebas akses.

Jim Geovedi, konsultan keamanan komputer dari Bellua Asia Pacific mengatakan, seharusnya Diknas lebih melindungi data-data para siswa tersebut dengan menyajikannya secara lebih baik.

"Di pikiran saya, data itu dapat tersaji lebih baik jika digunakan semacam registrasi ataupun verifikasi. Jadi, orang yang mau lihat benar-benar tidak fiktif, kalau sekarang kan semua orang di internet bisa melihatnya," sesalnya.
Padahal, lanjut Jim, banyak para orangtua yang keberatan jika anaknya diketahui sekolah dimana. "Dan saya lihat yang ditampilkan disitu juga termasuk sekolah swasta dan internasional, beberapa teman saya juga sudah ada yang mengajukan keberatan ke Diknas," tukasnya.

Kemungkinan terburuk, imbuh Jim, jika saya seorang penculik maka saya tinggal mengincar sekolah anak itu untuk melakukan penculikan. Itu yang paling realistis, sedangkan untuk anak kuliah jika meliputi dengan security number itu akan lebih berbahaya.

Selain itu, juga ada tendensi kemungkinan yang lebih parah karena masih banyak orang Indonesia yang belum aware dengan perlindungan data pribadi. "Data personal itu bisa digunakan untuk iklan kartu kredit dan yang lainnya, bahkan ada juga yang membuat situs lowongan kerja palsu untuk mengumpulkan data pribadi ini," beber Jim.

Jim mengaku sudah melihat data siswa yang diumbar di diknas itu sejak April lalu, dan sempat jadi diskusi hangat dengan koleganya. Tapi belakangan, baru banyak yang menyadari bahwa nama anaknya ada di daftar itu. "Ini hanya satu contoh simple tapi bisa mengarah ke sesuatu yang lebih serius," pungkasnya.

Nah Loh....bagaimana??... menurut Anda??



0 komentar:

 
Template designed by KARTIKA COMPUTER

[tutup]