Satelit Telkom-3 Meluncur pada 2010


Satelit Telkom-3 yang direncanakan memiliki 48 transponder ekuivalen ini akan melengkapi infrastruktur telekomunikasi melalui terestrial yaitu serat optik dan gelombang mikro (mikrowave).

Satelit yang direncanakan bisa digunakan selama 15 tahun pemakaian itu akan dipakai untuk aplikasi penyiaran termasuk TV berbayar, layanan USO, layanan VSAT-IP, dan aplikasi untuk observasi muka bumi.

Satelit Telkom-3 yang akan mengorbit pada slot 118 ini akan melengkapi satelit milik Telkom sebelumnya yaitu Satelit Telkom-1 pada slot orbit 108E yang diluncurkan pada 1999 dan satelit Telkom-2 yang diluncurkan pada TELKOM-1 pada slot orbit 118E yang diluncurkan pada 2005.

Sebelumnya, pada 10 Januari 2007, Sarwoto mengatakan, Telkom menargetkan peluncuran satelit Telkom-3 pada awal 2009, dengan biaya pembuatan sekitar 150 juta dolar AS.

Ia menjelaskan, perusahaan yang biasanya berminat dalam jasa pembangunan satelit antara lain Lockhead Martin, Alcatel, Orbitel, GreatWall, Mitshubishi. Meski demikian, Sarwoto tidak merinci pihak atau perusahaan yang akan meluncurkan satelit Telkom-3 tersebut.

Sebelumnya, satelit Telkom-2 diluncurkan oleh roket ArianSpace. Kebutuhan Telkom dan anak perusahaan akan jasa satelit setiap tahun meningkat.

"Penambahan kapasitas satelit Telkom untuk dapat memperluas layanan perusahaan seperti telepon tetap, telepon seluler, internet, termasuk program USO," kata Sarwoto



0 komentar:

 
Template designed by KARTIKA COMPUTER

[tutup]